Page 8 - Demo
P. 8


                                    I-2Realisasi pembiayaan anggaran mencapai 75,5 persen dari pagu Perpres 72/2020. Sepanjang Juli-September, Bank Indonesia menahan suku bunga kebijakan pada level 4,00 persen dalam rangka menjaga stabilitas nilai Rupiah dan mendorong pemulihan ekonomi. Sepanjang triwulan III Rupiah relatif stabil dengan penguatan 1,8 persen dari triwulan sebelumnya. Perkembangan inflasi pada triwulan III rendah dan berada di bawah batas minimal sasaran inflasi 2020. Sepanjang Juli-September terjadi deflasi sebesar 0,1 persen setiap bulannya.Surplus Neraca Pembayaran Indonesia turun menjadi USD 2,1 miliar yang disebabkan oleh turunnya transaksi modal dan finansial seiring tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global yang memicu aliran modal keluar pada investasi portofolio dari pasar keuangan domestik. Sementara itu, neraca transaksi berjalan mengalami surplus USD1,0 miliar. Pencapaian tersebut didorong oleh turunnya impopr barang yang lebih tinggi di tengah peningkatan ekspor. Perekonomian global pada tahun 2020 diproyeksi terkontraksi 4,4 persen. Harga komoditas energi dan komoditas logam industri pada tahun 2020 secara keseluruhan turun. Di sisi lain, harga komoditas pertanian tetap kuat pada tahun 2020 yang didorong oleh turunnya produksi. Sementara itu, perekonomian Indonesia diproyeksi terus membaik meskipun masih terkontraksi pada triwulan IV 2020.Dorongan dari konsumsi pemerintah diperkirakan melambat dibandingkan triwulan III.Penambahan hari libur pada bulan Desember diharapkan menjadi pendorong untuk perbaikan konsumsi rumah tangga. Perekonomian Indonesia pada tahun 2020 secara keseluruhan diprediksi terkontraksi 2,0 persenProduk Domestik Bruto Perekonomian Indonesia kembali terkontraksi 3,5 persen (YoY). Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sumber: Badan Pusat Statistik Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III tahun 2020 masih terkontraksi sebesar 3,49 persen (YoY), lebih baik dari triwulan sebelumnya (- 5,3 persen, YoY). Lemahnya konsumsi masyarakat masih menjadi penyebab utama terkontraksinya perekonomian.Kinerja impor juga terkontraksi cukup dalam seiring aktivitas domestik yang masih terbatas. Di sisi lain, pengeluaran pemerintah menjadi bantalan bagi kontraksi ekonomi pada triwulan ini. Dari 17 sektor, tujuh sektor tumbuh 
                                
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12