Page 47 - Demo
P. 47
II-32banyak penduduk usia ini yang sudah berada dijenjang SMA. Sedangkan angka partisipasi kasar untuk jenjang SMA sebesar 73,59. Hal ini disebabkan banyak penduduk di kelompok usia ini yang sudah bekerja atau tidak melanjutkan pendidikan lagi. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Angka Partisipasi Kasar tahun 2022 untuk jenjang Pendidikan SMP dan SMA meningkat sebesar 90,30 dan 73,59. sedangkan jenjang SD menurun yaitu sebesar 112,54. Peningkatan angka partisipasi kasar ini memberikan pengaruh yang baik dalam perkembangan pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Tabel 2.12 Angka Partisipasi Murni (APM) Menurut Jenjang Pendidikandi Kabupaten Ogan Komering Ilir, 2018-2022No. Jenjang PendidikanAngka Partisipasi Murni (APM)2018 2019 2020 2021 2022(1) (2) (3) (4) (5) (6)1 SD 99,16 98,23 98,01 98,84 96,822 SMP 73,98 75,36 75,27 76,40 77,673 SMA 60,12 60,71 60,86 60,46 59,85Sumber : BPS Kabupaten OKI, 2022Dilihat dari Tabel 2.12 Angka Partisipasi Murni (APM) untuk tiap jenjang pendidikan pada umumnya lebih rendah bila dibanding dengan Angka Partisipasi Kasar (APK). Karena Angka Partisipasi Murni merupakan perbandingan antara banyaknya murid pada masing-masing jenjang pendidikan dengan jumlah penduduk kelompok umur untuk jenjang pendidikan bersangkutan (7-12 untuk SD, 13-15 untuk SMP dan 16-18 untuk SMA). Jumlah Angka Partisipasi Murni untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 90,30 sedangkan Angka Partisipasi Murni (APM) untuk Sekolah Menengah Pertama pada tahun 2022 yaitu 77,67. Perbandingan Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 2022 yaitu 59,85 dan 73,59.

