Page 34 - Demo
P. 34
II-19Sektor primer merupakan gabungan dari sektor pertanian, kehutanan, perikanan dan sektor pertambangan, penggalian, keduanya memberikan kontribusi sebesar 55,88%. Sektor pertanian, Kehutanan dan Perikanan sendiri memberikan kontribusi sebesar 54,67% terhadap total PDRB. Sisanya sebesar 1,21% merupakan kontribusi dari sektor pertambangan dan penggalian. Dengan kontribusi sebesar ini berarti dapat dikatakan separuh perekonomian di Kabupaten Ogan Komering Ilir berasal dari sektor primer. Besarnya kontribusi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menggambarkan bahwa masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir sebagian besar masih bergerak di bidang agraris sehingga sektor ini sangat berpengaruh bagi kehidupan masyarakat Ogan Komering Ilir. Kondisi ini selaras dengan kultur masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir yang merupakan masyarakat agraris juga ditunjang dengan potensi alam di bidang pertanian yang masih melimpah. Sektor sekunder pada tahun 2022, memberikan kontribusi sebesar 22,43%. Kontribusi ini sedikit menurun dibanding kontribusi yang diberikan pada tahun 2021 yaitu sebesar 21,11%. Kontribusi yang dihasilkan ini sebagian besarnya yaitu 13,45% berasal dari sektor Konstruksi dan 8,88% berasal dari industri pengolahan, kontribusi sektor ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Sementara itu, pada tahun 2022 sektor tersier memberikan kontribusi sebesar 22,27%. Tampak bahwa kontribusi sektor tersier mengalami penurunan sejak tahun 2021. Peranan terbesar dalam sektor tersier terbentuk dari aktivitas sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 10,75%, real estate sebesar 2,02%, Administrasi Pemerintahan, pertahanan dan Jaminan sosial wajib sebesar 3,99%. Sementara, kontribusi sektor transportasi dan pergudangan,serta jasa-jasa masih relatif kecil.Jika dilihat secara global, tampak bahwa peranan sektor primer mengalami penurunan bersamaan dengan meningkatnya peranan sektor sekunder dan tersier. Keadaan ini diharapkan menjadi indikasi adanya kemajuan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Karena pada umumnya ekonomi negara maju cenderung didominasi oleh sektor sekunder dan tersier.

