Page 31 - Demo
P. 31
II-16Produk Domestik Bruto pada tingkat nasional serta ProdukDomestik Regional Bruto (PDRB) pada tingkat regional (provinsi)menggambarkan kemampuan suatu wilayah untuk menciptakan nilai tambah pada suatu waktu tertentu. Untuk menyusun PDB maupun PDRB digunakan 2 pendekatan, yaitu lapangan usaha dan pengeluaran.Keduanya menyajikan komposisi data nilai tambah dirinci menurutsumber kegiatan ekonomi (lapangan usaha) dan menurut komponenpenggunaannya. PDB maupun PDRB dari sisila pangan usaha merupakan penjumlahan seluruh komponen nilai tambah bruto yang mampu diciptakan oleh sektor-sektor ekonomi atas berbagai aktivitasproduksinya. Sedangkan dari sis pengeluaran menjelaskan tentang penggunaan dari nilai tambah tersebut.PDB menurut lapangan usaha mengalami perubahan klasifikasidari 9 lapangan usaha menjadi 17 lapangan usaha. PDB menurut lapangan usaha dirinci menurut total nilai tambah dari seluruh sektor ekonomi yang mencakup lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Pertambangan dan Penggalian; Industri Pengolahan; Pengadaan Listrik dan Gas; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang; Konstruksi; Perdagangan Besar dan Eceran,Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Transportasi dan Pergudangan;Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; Informasi dan Komunikasi; Jasa Keuangandan Asuransi; Real Estate; Jasa Perusahaan; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; JasaPendidikan; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial; dan Jasa lainnya. PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha Tahun 2022 (miliar rupiah) dapat ditampilkan pada Lampilan 1.7Struktur ekonomi berarti juga menggambarkan karakteristik sosial ekonomi masyarakat di suatu wilayah. Suatu daerah yang sebagian besar masyarakatnya bergerak di sektor pertanian, maka nilai tambah ekonomi akan banyak terbentuk di sektor pertanian sehingga sektor primernya akan cenderung lebih dominan. Sebaliknya pada wilayah yang masyarakatnya banyak bergerak di sektor perdagangan dan jasa seperti di daerah perkotaan, sektor tersier akan lebih dominan dibanding sektor primernya.

