Page 24 - Demo
P. 24
II-9Kabupaten Ogan Komering Ilir juga jadi daerah yang rawan akan terjadinya kebakaran hutan, secara umum faktor utama terjadinya kebakaran bisa digolongkan menjadi 2 kelompok, yaitu pemicu kebakaran dan kondisi pendukung. Pemicu kebakaran merupakan faktor yang secara langsung mempengaruhi terjadinya penyulutan api. Aktifitas manusia merupakan porsi terbesar di dalam penyulutan api, dibandingkan secara alami. Kebakaran yang berasal dari batubara yang terbakar, halilintar ataupun gesekan ranting kering sangat jarang terjadi, terlebih di Sumatera Selatan, oleh karenanya penyulutan oleh alam cenderung dapat diabaikan.Penyulutan api oleh manusia juga dikelompokkan menjadi 2 komponen yaitu kesengajaan dan kecerobohan. Walaupun seringkali kebakaran besar diawali dari upaya yang disengaja dan akibat ketidakpahaman pembakar mengenai kondisi yang ada, sehingga menjadi kecerobohan yang menyebabkan kebakaran merambat ke tempat lain.Tabel 2.4. Jumlah Sebaran Titik Api Di Kabupaten OKI Tahun 2022No KecamatanTahun2018 2019 2020 2021 20221 Lempuing 253 - - -2 Lempuing Jaya 28 56 - -3 Mesuji 20 - - -4 Mesuji Makmur 13 - - -5 Mesuji Raya 6 596 - -6 Sungai Menang 87 - 1 -7 Tulung Selapan 7 1.386 2 -8 Cengal 1 2.186 - -9 Pedamaran - 772 9 -10 Pedamaran Timur 1 - 2 -11 Tanjung Lubuk - 206 - -12 Teluk Gelam 1 - - -13 Kayuagung 3 107 2 -14 Sirah Pulau Padang114 67 - -15 Jejawi 45 - - -16 Pampangan 147 1.271 - -17 Pangkalan Lampam18 1 3 -18 Air Sugihan 5 39 - -Jumlah 749 6.687 17 -Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten OKI, 2022*Data 2021 dan 2022 tidak tersedia

