Page 51 - Demo
P. 51


                                    II-36Tabel 2.15. Persentase Penduduk yang Berobat Jalan Menurut TempatBerobat di Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2019-2023Indikator Tahun2019 2020 2021 2022 2023(1) (2) (3) (4) (5) (6)Rumah Sakit Pemerintah 4,76 3,45 2,72 4,56 -Rumah Sakit Swasta 0,77 1,74 2,69 0,31 -Praktik Dokter/Bidan 59,09 68,7 56,5 72,81 -Klinik/Praktik DokterBersama 7,69 4,19 11,82 4,89 -Puskesmas/Pustu 27,18 15,41 19,21 9,88 -UKBM 4,63 8,08 5,73 6,20 -Praktek PengobatanTradisional 3,69 2,06 5,21 3,48 -Lainnya 0,55 1,95 1,92 2,02 -Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), 2019-2023, 2024Note : tahun 2023 tidak tersediaPenjaminan kesehatan masyarakat melalui Jaminan KesehatanNasional telah membuka akses dan peluang kepada masyarakat secaraumum untuk memperoleh pelayanan dan fasilitas kesehatan denganbiaya yang terjangkau. Jika di amati menurut fasilitas kesehatan,sebagian besar penduduk Kabupaten Ogan Komering Ilir lebih banyakmemilih fasilitas kesehatan praktikdokter/bidan. Dipilihnya fasilitas inikarena lebih banyak tersebar di seluruh wilayah kabupaten danprosedurnya lebih mudah dibandingkan rumah sakit.Jika dilihat dari Tabel 2.15, sebagian besar masyarakat diKabupaten Ogan Komering Ilir menggunakan fasilitas kesehatan praktikdokter/ bidan, dimana pada tahun 2021 mengalami peningkatanmenjadi 72,81 persen dibandingkan pada tahun 2020 yaitu 56,50persen. Selain itu, fasilitas kesehatan Paling banyak digunakan yang lainoleh masyarakat untuk berobat jalan yaitu puskesmas/pustu. Padatahun 2019, sebanyak 15,41 persen yang menggunakanpuskesmas/pustu dan mengalami penurunan ditahun 2021 menjadi9,88 persen.
                                
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55