Page 46 - Demo
P. 46


                                    II-31adanya peningkatan kapasitas produksi sehingga dapat meningkatkanpendapatan per kapita masyarakat secara umum.Aspek lain yang digunakan untuk perbandingan Regional adalah tingkat kemiskinan dan pembangunan manusia, karena dua aspek ini sering digunakan sebagai alat ukur keberhasilan pembangunan di berbagai sektor. Ukuran kemiskinan yang digunakan adalah persentase penduduk miskin yang diperoleh dari data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS). Pada tahun 2023, persentase penduduk miskin tertinggi berada di Kabupaten Musi Rawas Utara (18,26 persen) dan Kabupaten Lahat (15,00 persen). Sedangkan Kota Pagaralam memiliki persentase penduduk miskin paling sedikit (8,88 persen).Gambar 2.14. Tingkat Kemiskinan dan Jumlah Penduduk MiskinKabupaten OKI Tahun 2019-2023Sumber: Data & Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota Tahun 2019-2023, 2024Selain itu, penyebab lain turunnya angka kemiskinan adalahtingkat inflasi yang mengalami peningkatan di tahun 2021 yang terjadipada sisi produksi. Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat kenaikanharga produk/barang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tahunsebelumnya sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi tenaga kerjayang mengalami kenaikan harga produk tersebut seperti petani padasektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Peningkatan pendapatanpenduduk secara langsung juga mendorong tingkat pengeluaran0204060801001201402019 2020 2021 2022 2023124.14 123.34 124.78113.79 114.4815.01 14.73 14.68 13.23 13.15Jumlah Penduduk Miskin Tingkat Kemiskinan
                                
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50